Tampilkan postingan dengan label cartoon. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label cartoon. Tampilkan semua postingan

Jumat, 06 November 2009

MOVIE: ASTROBOY, more than i expected


yes, i don't expect much when i'm gonna watch ASTROBOY, i'm not the big fans neither actually. gw bukan termasuk anak yang besar dengan ASTROBOY waktu kecil, bahkan gw sama sekali ga tau story dasar dari itu film sendiri.
so here i am, gonna watch something and not expecting much, just in the name of cartoon fans.
and about the story,
i'm not gonna say once upon a time' but let just say there's a boy named toby. the toby boy is a very smart boy lived in the floating city (yes, i mean it. the city is floating) named metro city. metro city sendiri emang sebuah kota yang dibuat melayang untuk menghindari kondisi permukaan bumi yang emang udah ga kondusif untuk ditempati. okay back to the boy, jadi toby yang tinggal metro city emang sangat senang sama yang namanya belajar, no wonder dia menjadi kesayangan bapaknya, Dr. tenma, yang disebut sebut sebagai 'bapak robot' karena jasanya mempopulerkan robot di kehidupan manusia.
singkat kata, toby akhirnya tewas akibat terlibat dalam eksperimen Dr tenma yang gagal. akibatnya, Dr tenma menjadi sangat merasa kehilangan. sebagai seorang ayah yang sangat berduka atas kehilangan anak kesayangannya, Dr tenma pun berusaha membuat sebuah robot yang dapat menggantikan posisi toby, dibantu DNA toby dan sahabatnya, Dr elefun (itu lo yang idungnya gede). prosesnya pun berhasil, toby buatan tersebut berhasil dibuat. tapi hal tersebut tetap tidak membuat Dr tenma bahagia, toby buatan tersebut tetap ga bisa menggantikan posisi toby asli di depan Dr tenma. toby buatan yang tidak menyadari bahwa dirinya hanya buatan merasa sangat hancur disaat Dr tenma, yang dia ketahui sebagai bapaknya, membuangnya dan bermaksud menyerahkan kepada militer yang bermaksud mengambil sumber kehidupannya untuk dijadikan sebagai senjata.
merasa dibuang oleh bapaknya sendiri, toby lalu melarikan diri dari metro city ke dunia permukaan untuk mencari 'tempatnya didunia'.
enough about the story, gw pribadi sangat sangat terkesan sama film ini. gw yang sebenernya kurang suka dengan astroboy (karena dia cm pake clana dalem doang, porno gitu) menganggap film ini sangat recommended banget. unsur dramatisnya sangat dalem!! feeling kehilangan keluarga, dikhianati orang yang dipercaya, bener bener dalem banget. ditambah lagi dengan gambar yang sangat oke banget, gw si nontonnya bukan versi 3D (ada versi 3Dnya ga sih?) tapi gambarnya bener bener keren.
kesimpulannya cukup sederhana, temen - temen bener - bener harus nonton film ini. biar kata lo ga ngerti tentang astroboy, tapi..... udah tonton aja deh... hehehe

Rabu, 28 Oktober 2009

MOVIE: 9, film kartun yang tidak mainstream



Gw merupakan penggemar film kartun, apa pun film kartun yang tayang di bioskop tanah air hampir dapat dipastikan gw termasuk penonton yang masuk dalam studionya. Mungkin alasan kenapa gw jenis genre tersebut karena film kartun menyuguhkan suatu jalan cerita sekaligus visualisasi yang hampir tidak dapat ditemukan di film – film non kartun. I can say, I found myself in the other world while I watched it.
Ga tau apa ada hubungannya sama dunia perfilman tanah air, tapi akhir – akhir ini gw banyak menemukan banyak film yang temanya itu – itu aja. Ceritanya cliché, pesan moralnya juga biasa aja.
Nah beberapa bulan yang lalu gw (seperti biasa) browsing film – film yang akan masuk tanah air. Nah disitu gw ngeliat trailer film bertajuk (cieh bahasanya) ‘9’. Disaat gw ngeliat itu trailer gw langsung mikir “I gotta watch this movie”. Alesan gw mikir kaya gitu karena, yang gw tangkep dari trailernya, it’s not such an ordinary cartoon movie, It brings such tense and seriousness.
Okay. Jadi kemaren gw baru banget nonton itu film. Seperti prakiraan gw sebelumnya (macem ramalan cuaca aja ya?) ini film emang beda dari film kebanyakan. Sederhananya, nonton 9 itu seperti nonton matrix trilogy dengan tampilan kartun. Kalau udah ada yg pernah nonton animatrix, ya seperti itulah filmnya.
Cerita yang diambil sama film ini hampir sama seperti ide yang dianut oleh matrix trilogy. Mengambil masa dimana manusia telah musnah akibat perang dengan mesin yang mereka ciptakan sendiri tapi memberontak. Seorang ilmuwan yang merupakan pencipta mesin utama yang mengakibatkan musnahnya umat manusia tersebut lalu menciptakan ‘another living thing’ yang diciptakan dengan mengorbankan dirinya. Ilmuwan tersebut bermaksud melanjutkan ‘kehidupan’ dimuka bumi setelah manusia musnah.
9 sendiri menceritakan tentang 9, mahluk ke 9 sekaligus yang terakhir dari ‘living creature’ yang ia ciptakan. Dalam film ini 9 dan mahluk sebangsanya (1, 2, 3, 4, dan seterusnya) harus memperjuangkan kehidupannya dalam ancaman mesin yang masih merajalela.
Untuk orang yang kurang menyukai kartun, film ini kurang cocok ditonton dikarenakan beratnya konten yang dimuat dalam film ini. Tapi bagaimana pun juga, sebuah konsep yang berbeda dari kartun kebanyakan, dapat menjadi alasan untuk menyaksikan film ini. Yah, itung – itung menambah movie experience teman – teman lah.